Browsing All Posts filed under »Puisi«

Doa Cinta Sang Imam

July 20, 2013

1

Ya Allah Engkau tahu Hati-hati ini telah Berkumpul dalam cinta-Mu Bertemu dalam taat-Mu Menyatu menolong dakwah-Mu Berjanji perjuangkan syariat-Mu Maka eratkan ikatannya Dan abadikan cintanya

Suara-Suara Yang Mengapung

July 7, 2012

0

Suara-Suara Yang Mengapung

Agus Kindi pada 13 April 2012 pukul 10:24 · karena bumi memahami bagaimana meronce tangis pada malam berkabut ketika matamu menjadi sepertiga : waktu yang lelap aku yang mulai pecah membaca gelisah yang tiba tanpa kata-kata malam ketika mimpimu menjadi tebaran bunga: kesepian makin kudus bukalah pintu pendengaranmu: di udara suara mengaji melintasi kesepian bumi bumi yang pernah memberimu sepotong cermin untuk berkaca: ruang batas khayal dan gelisah suara-suara mengaji, ada suara ibumu yang serak dan suara akhir yang kau ingat ingat untuk memanggil semua bayangan tercinta yang lindap di balik malam sejarah ada yang bertanya: sudah cukupkah perjalananmu kelana? kapan kukibarkan kabar kepergian kabut di luar makin menebal, merajut jala bagi yang akan kembali aku memeluk lutut, lutut yang mengenal waktu suara yang mengapung di antara dingin embun dan udara suara siapa bertanya bergema pada labirin telinga? telinga yang masih mengabadikan kenangan dan masa lalumu lalu tubuh siapa yang esok berlonceng dan dikumandangkan lewat pengeras suara itu? April 2012

Kantuk Metafora

July 6, 2012

0

Aliterasi Alinea Malam Ini

Aliterasi alenia malam ini Asonansi menyendiri sepi malam Antanaklasis malam yang mendesis membenarkan kiasmus menyalahkan rumus tdurlah Epizeukis, tidur, tidur tidurlah karena kau bukan Tautotes, karena Tautotes bukan kau, kau dan Tautotes bukan kates. tidurku berdandan sandiwara tidurku berdandan suka-cita tidurku berdandan Anafora Epistrofa sedang meracik mimpi ketika aku terbangun, malam meniduriku ketika aku terbangun. aku meminum segelas Simploke, tak ngantuk aku meminum se-ember Simploke, tak ngantuk aku meminum se-lautan Simploke, tak ngantuk dalam kerajaan Mesodiplosis insomnia merajalela aku menyerah insomnia mewabah ah, aku tertawa pada kantuk Metafora. Iman Safri Lukman

Di Sinilah Sejarah Hatiku Bermula

May 12, 2012

0

Surat ini kutulis untuk melukis suasana hatiku dan berusaha membuatnya tenang, setelah zikir panjang di malam ini telah terberai butiran tasbihnya. Jika aku boleh meminta, maka aku meminta agar kau membiarkan aku menjadi galau, bukan untuk kali yang kemarin saja, mungkin juga bukan untuk kali ini. Hidup galau itu katanya  menyesakkan dada, tapi tidak dengan […]