Kekuatan Mimpi: Teladan Dari Susan Boyle

Posted on February 25, 2013

2


the power of dreams: susan boyle

Saya tidak berusaha untuk mendramatisasikan kisah ini, namun kisah nyata dari Susan Boyle berikut memberikan contoh dan teladan yang sangat baik dalam memperjuangkan mimpinya selama 47 tahun, yaitu menjadi seorang penyanyi profesional. Sedikit intro untuk anda, Susan Boyle adalah pemenang kedua dari ajang bakat Britain’s Got Talent tahun 2009 yang lalu.

Susan Boyle, lahir di Blackburn, West Lothian, Skotlandia pada 1 April 1961. Saat lahir Ia sempat kehabisan oksigen yang membuat perkembangan otaknya menjadi sedikit abnormal. Karena itu pula Susan kecil sering diejek oleh teman-teman sebayanya ketika masa sekolah.
Ketertarikan serta bakatnya dalam dunia tarik suara membuatnya bermimpi bisa menjadi seorang penyanyi profesional seperti idolanya, Elaine Page. Untuk meretas mimpi tersebut, sejak kecil Susan sudah melatih olah vokalnya dari seorang guru vokal profesional. Ia juga rajin mengikuti beberapa kontes menyanyi lokal yang beberapa diantaranya mampu Ia menangkan.Selain itu Ia juga gemar mengunjungi teater untuk melihat bagaimana seorang penyanyi profesional bernyanyi. Di sekolah Susan juga aktif menjadi anggota paduan suara. Dalam melakukan semuanya itu, Susan selalu didukung penuh oleh ibunya yang terus memberikan semangat agar Ia mampu mewujudkan mimpi terbesarnya.

Namun jalan untuk mewujudkan mimpinya tersebut ternyata tidak semulus yang Ia bayangkan. Kesempatan seakan tak pernah datang menghampirinya walaupun Ia terus mengasah dan menguji kemampuannya dalam bernyanyi.Ketika mendapat kesempatan untuk mengikuti audisi ajang bakat TV lokal My Kind Of People di negaranya pada tahun 1995, Susan gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya karena terlalu gugup. Meski begitu, Ia tetap memelihara mimpinya tersebut karena Ia yakin hanya waktunya yang belum tepat.

Setelah ibunya meninggal diusia 91 tahun (2 tahun sebelum mengikuti ajang bakat Britain’s Got Talent), Susan sempat memutuskan untuk vakum sementara. Namun pada tahun 2009 Ia mulai meretas asa kembali untuk mewujudkan mimpinya tersebut sebagai penghormatan untuk ibunya yang selalu mendukung cita-citanya.

Berdiri di panggung audisi Britain’s Got Talent, semua orang meragukan kemampuannya, termasuk para juri. Selain karena usia yang tidak lagi muda (47 tahun), penampilannya juga tidak komersil. Ketika Simon Cowell (Juri yang terkenal dengan komentar pedasnya) menanyakan apa mimpinya, dengan tegas Susan menyatakan “Saya ingin jadi penyanyi profesional”, lalu semua orang tertawa.

Tetapi sesaat setelah Susan mulai bernyanyi, gelombang keraguan seluruh penonton dan juri berganti menjadi decak kagum, terharu, dan riuh tepuk tangan manakala Susan mulai menyanyikan lagu opera I Dreamed a Dream. Ia mampu membuktikan seorang penyanyi haruslah dinilai dari suaranya ketika melagukan sebuah lagu, bukan dari penampilan fisik ataupun usia.

Sejak detik itu, Ia menjadi perhatian masyarakat dunia, selain karena suara emasnya, juga karena kisah dramatisnya dalam mewujudkan kesuksesan. Kini, Susan telah menikmati semua hasil kerja kerasnya, Ia telah menjadi penyanyi profesional, berduet bersama idolanya, kontrak eksklusif dari label rekaman, memiliki album yang juga sukses, serta berbagai kesuksesan lainnya yang bahkan tidak pernah Ia impikan.

Perjuangan Susan Boyle dalam meraih kesuksesan kini telah mengilhami jutaan orang lainnya untuk terus bermimpi besar, dan berjuang untuk mewujudkan mimpinya (baca juga artikel Bisnis atau Karir). Semoga mampu menginspirasi anda juga, The power of dreams, make sure you have one, a big one. Source