Memaksa Orang Mengatakan “Ya”, Mau?

Posted on October 20, 2012

22


Berikut ini adalah metode untuk “memaksa” orang mengatakan “ya”

  • Berilah ALASAN untuk mengatakan ya kepada anda.

Itu pasti, sebab segala sesuatunya butuh alasan. Tapi alasan yang dimaksudkan di sini adalah alasan yang MENGUNTUNGKAN dia. Katakan padanya betapa beruntungnya dia jika melakukan apa yang anda katakan.

  • Ajukan pertanyaan “ya”

Masukkan orang yang anda ajak bicara ke dalam KERANGKA BERPIKIR “ya”. Contoh

“anda ingin keuangan anda meningkat bukan?” __jelas dia ingin.

“Anda ingin anda dalam keadaan sehat wal afiyat bukan?”__jelas dia mau.

“Anda ingin anda dan keluarga anda bahagia bukan?”__pasti dia mau.

Jadi yang dimaksud dengan kerangka berpikir “ya” adalah sebuah pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan “ya”. Jadi jika orang dimasukkan ke dalam kerangka berpikir “ya” akan lebih memungkinkan mereka akan menjawab pertanyaan-pertanyaan anda yang selanjutnya dengan jawaban “ya”.

Namun ada hal yang perlu anda perhatikan dalam kerangka berpikir ya ini: Usahakan saat anda menanyakan pertanyaan “ya” kepada meraka, disaat yang bersamaan ANGGUKKANLAH KEPALA ANDA  dan mulailah pertanyaan anda dengan kata “ANDA”__ini untuk memancing egonya, karena setiap orang seribu kali lebih senang membicarakan tetang dirinya, maka gunakanlah kata “ANDA”.

Sekali lagi, jangan lupa anggukkan kepala anda. Latihan: Anda menginginkan istri yang shalehah bukan?(anggukkan kepala anda).

  • Berilah dua pilihan untuk mengatakan “Ya”.

Dia mengatakan ” ya” atau “tidak” tetap saja pada hakikatnya dia berkata “ya”. Misalnya.

“Saya ingin menemuimu sebentar sore, kamu ada waktu kan? ATAU KAMU AKAN LEBIH SENANG DITEMUI PADA MALAM HARI BUKAN?( jangan lupa anggukkan kepala anda).

Terserah, jika anda ingin mengatakan jika ini adalah pertanyaan jebakan. Tapi perhatikan sekali lagi judul dia atas, “Memaksa”.

  • Gantungkan harapan anda padanya.

Biarkan/buat mereka tahu bahwa anda benar-benar mengharapkan mereka untuk mengatakan ya. Raih simpatinya agar mereka bisa berempati kepada anda__tapi janganlah menjadi penjilat.

Artikel terkait

  1. Hypnosis sederhana II
  2. Cara terampil untuk mendengarkan orang
  3. Menentukan suasana hati orang
  4. Menciptakan kesan yang baik