Keuntungan yang Datang Setelah(seni mempengaruhi fikiran part 4)

Posted on July 15, 2012

2


Kegunaan.

Dalam berjualan, biasanya ada rumusan yang sangat hakiki di dalamnya, yaitu memberitahukan keuntungan dari barang yang akan dijual alih-alih kegunaan sebenarnya. Itu karena, biasanya calon pembeli/lawan bicara secara psikologis memang tidak ingin mengetahui apa yang menjadikan suatu barang berguna dan lebih ingin tahu keuntungannya. Untuk memperjelas maksud saya, mari kita bedakan antara kegunaan dan keuntungan lewat contoh di bawah ini:

Contoh 1. Minuman ini mengandung serat yang sangat tinggi dan juga vitamin yang sangat berguna bagi pelarutan lemak di dalam tubuh sehingga berguna untuk mengangkat lemak yang tertinggal di dalam tubuh manusia ketika mengkonsumsi makanan secara berlebihan. {Kegunaan)

Minuman ini akan membuat Anda ramping bagaikan model. (Keuntungan)

Contoh 2. Mobil yang Anda lihat ini memiliki kelebihan yang sangat luar biasa. Mobil ini dilengkapi teknologi turbo dari Jepang yang akan menambah daya laju mobil sehingga tidak terkalahkan. {Kegunaan). Mobil ini bisa dipacu sangat cepat sehingga Anda bisa berkejar-kejaran dengan polisi dan mereka pasti ketinggalan.{Keuntungan)

Contoh 3. Bacalah buku ini karena buku ini mempunyai banyak hal yang tidak diketahui oleh orang awam. Di dalamnya terdapat pendidikan tentang pengembangan diri dan intelektual yang berguna untuk mengembangkan identitas diri Anda. {Kegunaan).Dengan membaca buku ini, Anda akan menjadi orang yang sukses di segala bidang. (Keuntungan)

Setelah Anda melihat contoh-contoh di atas, tampak jelas bahwa di satu sisi pembicara mencoba menunjukkan kegunaan dari hal yang diyakininya sangat menarik. Di sisi lain pembicara menunjukkan keuntungan yang akan didapat lawan bicaranya dari hal yang sedang dibicarakan. Secara psikologis, pendengar akan lebih tertarik pada segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya secara langsung. Itu karena adanya faktor sentuhan pribadi atau personal touch. Ingatlah bahwa orang secara bawah sadar maupun sadar lebih menyukai keuntungan apa yang bisa ia peroleh dan tidak ingin membuang-buang waktu untuk menyimak kegunaan sesuatu hal.