Menjadi Pemenang

Posted on July 5, 2012

3


Menjadi Pemenang

Kita harus memenangkan peperangan di otak terlebih dahulu sebelum terjun ke peperangan sebenarnya. Baik itu perang otak ataupun otot, nyaris strategi yang digunakan adalah sama. Untuk menjadi pemenang sebenarnya tidak harus menjadi orang pintar tapi anda hanya butuh melakukan hal-hal yang tepat.
Setidaknya ada dua hal yang harus anda perhatikan
1. Diri anda sendiri
• Anchor.
Bagi yang bergelut atau setidaknya pernah mempelajari tentang hypnotis, mungkin istilah di atas sudah tidak asing lagi. Anda mungkin menyaksikan praktisi hypnotis cukup menjentikkan jari di depan mata seseoang maka dia akan tertidur. Itu disebabkan karena sebelumnya praktisi hypnotis telah memasang anchor sebelumnya. Jadi ancor itu apa?

Pernakah anda mendengarkan sebuah lagu dan tiba-tiba lagu itu membawa anda pada sebuah kenangan silam. Nah itulah anchor, dia adalah jangkar yang dapat mengait anda pada kondisi sebelumnya. Atau pernahkah anda mencium bau dan tiba-tiba bau itu mengingatkan anda pada seseorang? Itulah anchor.

Nah, dalam sebuah pertandingan bola misalnya, anda menggiring bola dengan sangat inda. Meliuk-liuk melewati beberapa pemain, sleading yang dilakukan lawan anda sama sekali tidak berarti bagi anda. Bahkana anda berhasil membawanya tepat di mulut gawang. Dengan gaya khas anda, anda langsung memperdayai penjaga gawang yang berada di hadapan anda lalu anda mencetak gol dengan gol yang indah. Di saat anda usai mencetak gol, maka teriakkanlah sebuah kata-kata singkat. Dan itu akan menjadi anchor bagi anda. BIsa anda berteriak dengan kata “yes” sambil mengepalkan tangan dsb. Itulah ancor, sekali lagi. Jadi jika anda ingin tampil secara optimal maka lakukanlah hal tersebut lagi(anchor tersebut) dengan gerakan yang sama. Maka kerangka fikiran anda akan kembali seperti sedia kala, saat anda tampil optimal. Inilah yang membuat anda bisa mengulangi penampilan optimal di setiap laga.

Itu salah satu contohnya. Anda bisa menanamkan anchor di setiap apapun di penampilan optimal anda. Insyaallah, fikiran anda akan membawa anda pada kondisi mental yang baik sebagaimana ketika anda berada di puncak.
• Fokus, itu pasti.
• Kondisi ideal, itu pasti.
• Berlatihlah secara mental.
Ingat bahwa anda harus terlebih dahulu memenangkannya di dalam fikiran anda. Jadi gunakan imajinasi anda sekuat-kuatnya dan sejelas-jelasnya dalam fikiran anda bahwa anda menang. Misalnya dalam pertandingan Tae Kwon Do, anda harus membayangkan pertarungan itu di dalam benak anda sejelas-jelasnya. Imajikan bagaimana anda menendang dan menyerang lawan anda habis-habisan sampai anda menang. Lakukanlah terus selama berhari-hari. Ingat, bayangkanlah hal-hal yang positif saja. Kebanyakan mereka yang jatuh mental sebelum bertanding itu di sebabkan karena mereka membayangkan hal-hal yang buruk sebelumnya. Mereka itulah yang di sebut sebagai orang yang kalah sebelum bertanding…

Jika perlu buatlah waktu khusus untuk melakukan hal di atas.

• Selalu memiliki rencana B.

Bersambung pada postingan berikutnya….